Friday, August 26

In the still of the night...

.....pada siapa ku mengadu
nasib diriku, gara-gara ujian
hidup menderita,

tinggallah penyesalan
bagi diriku, gara-gara ujian
hidup menderita......

Begitulah kira-kira sepenggal lirik lagu "Gara-gara Ujian" yang pada penghujung tahun 1970-an oleh Mercys dibawa merajai tangga lagu Lifebouy Top Ten (waktu itu belum ada Clear). Lagu ini dipopulerkan kembali sekitar tahun 1999 oleh 3 orang penyanyi spesialis lagu-lagu Batak kawakan yang sudah malang melintang dari satu pesta pernikahan ke pernikahan yang lain, tiga orang dengan tampang mengenaskan yang gak malu-malu tergabung dalam Trio Ambisi. Lagu ini menjadi benang merah dari apa yang ku alami selama lebih kurang 1 bulan terakhir ini. Sangking familiiarnya dengan lagu ini sampai-sampai sewaktu ujian Communciations System tanggal 22.8.2005 yang lalu, bukan rumus-rumus Fourier atau diferensial dan integral yang terngiang-ngiang di kepala melainkan teks lagu ini. Sayang tidak ada satu pertanyaan pun yang menyangkut lagu ini. Schade....

Malam ini, di dalam keheningan malam. Ditemani oleh segelas .... cola (baca: titik-titk cola, alias cola-colaan. Maklum gak mampu beli Coca Cola, mahal!), sedikit cemilan (tortilla chips, roti, anggur 1,5 kg, pisang 1 sisir) dan tentu saja jalinan nada manis dari trio Ambisi, ku persiapkan diri untuk ujian terakhir besok. 350 lembar skrip, 100 halaman latihan sudah kulahap! Namun perasaan masih saja belum tenang. Ah sudahlah, pikiranku sekarang sudah menerawang ke bulan September. Tak sabar rasanya menanti datangnya hari itu. Hari dimana ketika semua rindu terobati, kangen disembuhkan. Tak sabar rasanya menanti hari itu dan penderitaan selama sebulan ini pun tinggallah kenangan!

NB: kalo yg penasaran mau dengar lagunya seperti apa, kasi aja emailnya, ntar dengan senang hati akan ku kirimkan ke email masing-masing! Kostenlos!!!

2 Comments:

Blogger Harianta said...

Huahahahahahaha...

Saking muaknyu dengar lagu itu di MedCo Palembang dalam rutinitas kerja yang membosankan, aku sampai bawa banyak kaset biar di mobil ada lagu lain.

FYI, ada 3 album yg mereka terbitkan.Kalau favoritmu lagu 'Hidup Menderita', favoritku adalah :

" Ku coba bertahan..mendampingin dirimu ..walau kadang kala tak seiring jalan .. kucari dan selalu kucari..jalan terbaik..hihihihihihi"

Sampai kami 3 engineer Slb (yang gemuk2) di sana disebut Trio Ambisi..hihihi padahal sebenarnya hanya " Pelengkap sempurnanya sandiwara.." :))

3:44 PM  
Anonymous Ucong said...

Ah...dasar orang BATAK. Mukenye sangar kayak RAMBO tapi hatinya....kayak RINTO! kekekekekekek
:p

1:52 PM  

Post a Comment

<< Home